TAKA MAKASAR, Pulau Mungil yang Unik

Pernah nggak membayangkan hidup di pulau kecil tak berpenghuni, sendirian? Terbayang nggak sih, bisa sekecil apakah sebuah pulau?

Ternyata ada loh pulau yang memang benar-benar keciiiillll di antara deretan kepulauan Komodo ini. Namanya Taka Makasar. Kami mampir ke pulau ini setelah lelah berburu di Manta Point, sayang belum beruntung bertemu dengan para ikan pari yang friendly itu.

Pulau ini hanya berupa gundukan pasir putih bersih, tanpa tanaman apapun, hanya hamparan pasir. Bahkan bentuknya unik, berupa lengkungan mirip bulan sabit. Semestinya pulau ini hanya terlihat saat pasang surut saja. Karena bila pasang naik pastilah pulau ini akan terbenam.

Pasir di sini lebih kasar, karena banyak pecahan koral dan terumbu karang yang besar-besar. Cukup menyakitkan bila berjalan dengan kaki telanjang.

Walaupun mungil, Pulau Taka Makasar  ini salah satu yang layak dikunjungi. Cobalah dan rasakan sensasi berada di negeri antah berantah. Terpencil dari dunia dengan peradabannya. Tak ada penjual makanan dan minuman, tak ada pepohonan, tak ada apapun di sana. Semua yang kita lihat hanyalah birunya langit dan laut lepas.

Dan, seperti hampir semua pulau di kepulauan Komodo, pulau Taka Makasar adalah salah satu spot terbaik untuk snorkeling dan diving.

Keindahan alam bawah lautnya beragam. Mulai dari terumbu karang keras dan lunak, koral-koral cantik, juga beragam biota laut termasuk ikan-ikan kecil berwarna-warni.

Karena kecil, maka sebentar saja waktu untuk explore seluruh bagian pulau. Saya dan beberapa teman memutuskan untuk menikmati air laut dengan snorkeling dan berenang menuju ke kapal.

Saat dilihat dari daratan, kapal terasa begitu dekat. Jadi kami yakin akan bisa sampai ke kapal dengan mudah. Apalagi saya memakai kaki katak biar lebih enteng berenang. Mulailah kami berenang pelan-pelan, menikmati keindahan alam laut di bawah kami.

Namun ternyata arus di sini cukup deras dan kencang juga.

Sambil terus berenang, saya mengamati bahwa kapal makin jauh. Olalaaa… ternyata kami berlima terseret arus menjauhi kapal.

Beruntung saat itu awak kapal sedang dalam perjalanan menjemput sebagian teman yang masih di pulau. Kami berteriak memanggilnya. Dan datanglah pertolongan itu, kami berlima berpegangan tali dan ditarik perahu sampai ke kapal.

Rasanya bakalan nggak sampai kapal kalau nggak ditolong karena kami sudah kecapekan berenang menentang arus. Tapi hal ini tak akan membuat saya takut atau kapok berenang di laut, karena keseruannya lebih menantang. Dan tentu saja, ini adalah pengalaman tak terlupakan bagi saya.

Namun memang sebaiknya berhati-hati selalu, terutama harus bertanya pada guide atau awak kapal situasi dan kondisi serta keamanan di lokasi sebelum kita memutuskan untuk berenang di laut ya…  

Atau jika memungkinkan mintalah untuk didampingi oleh mereka yang lebih yang berpengalaman.

Note: Baca juga cerita lengkap trip Labuan Bajo di link http://tikadewikadidjarso.com/labuan-bajo-pesona-alam-indonesia-timur/

One Reply to “TAKA MAKASAR, Pulau Mungil yang Unik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *