Hutan Pinus Becici, Lokasi Sempurna Menjauh dari Rutinitas

Mencari keteduhan dan kedamaian? Ayuk ke Hutan Pinus Becici di Bantul.

Hutan Pinus Puncak Becici tepatnya berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Ambil arah menuju ke Gunungkidul dari terminal Prambanan. Jalan bisa dilalui bus, namun agak menanjak dan banyak tikungan. Harus hati-hati karena ada jurang di satu sisi.

Hutan pinus ini luas dan cocok untuk wisata keluarga maupun gathering. Bagi yang menyukai wisata alam, pasti akan jatuh cinta dengan pemandangan yang memikat hati. Udara segar, pohon pinus berderet cantik dan view luar biasa dari ketinggian.

Bahkan sejak masih di parkiran, kita sudah bisa mencium aroma pinus di udara. Memandang pohon pinus berderet rapi membuat kantuk hilang.

Tiket masuk Hutan Pinus Becici Rp. 2.000-2.500/orang. Parkir motor Rp. 2.000 dan mobil Rp. 5.000.

Aktifitas di Hutan Pinus Puncak Becici

Kesejukan hutan pinus ini dilengkapi dengan berbagai spot kekinian untuk ber-swafoto. Tersedia pula aula untuk acara-acara kebersamaan dan camping ground bila ingin berkemah.

Harga camping ground Rp. 15.000/orang/hari. Bagi yang tertarik untuk sesi foto prewed di sini pun bisa. Harganya juga tidak mahal. Cukup dengan merogoh kocek Rp. 200.000 saja.

Ada spot yang sangat menarik bagi anak-anak. Hammock.

Semacam kantong ayunan dari kain untuk tiduran atau bersantai yang diikatkan ke dua batang pohon. Sewanya Rp. 10.000 saja per orang, sepuasnya. Wah… saya juga betah bersantai di hammock ini lama-lama, hahaha…

Gardu pandang di puncak bukit juga sangat indah.

Kita bisa bersantai di sana menikmati kota Jogja dari ketinggian. Atau tentu saja, mengambil foto-foto cantik. Hanya saja akan ramai sekali saat musim liburan, sehingga harus antre untuk berfoto. Jangan lama-lama juga ya, kasihan mereka yang menunggu giliran foto.

Lapar? No worries. Ada banyak warung kecil yang menjajakan berbagai makanan dan minuman. Jadi kalau lapar atau haus, bisa membeli di salah satu warung yang berderet di dekat pintu masuk.

Harga makanan juga tidak mahal, standart untuk ukuran tempat wisata. Walau menurut saya, warung ini kurang tertata rapi sehingga malah terkesan kumuh dan tidak match dengan lingkungan asri hutan pinus. Sayang ya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *